Sejak tahun 2000 saya telah menggunakan Linux sebagai Sistem Operasi yang saya gunakan sehari-hari, kini walau Linux telah diganti oleh OSX, namun untuk semua server-server yang saya tangani masih menggunakan Linux. Linux, bagi saya adalah sebuah karya yang sangat brilian, sebuah mahakarya pengetahuan yang semua orang bisa menggunakan dan mempelajarinya.

Sejak tahun 2005, saya pun berkenalan dengan sebuah program opensource bernama WordPress. Dahulu, WordPress sangat-sangat terbatas dibandingkan dengan sekarang. Sebelum berkenalan dengan WordPress, saya telah mempelajari tentang PHP Nuke dan Post Nuke. Namun WordPress ini bisa dibilang CMS yang sangat menjanjikan kala itu, akhirnya pilihan saya jatuh pada WordPress, dibanding keturunan Post Nuke yang kala itu lebih terkenal, Mambo dan Joomla.

Saya berpikir, bila sebuah program dibuat gratis dan opensource, darimana mereka bisa mendapatkan biaya untuk menghidupi dirinya?

Berbagai contoh nyata tentang opensource dan freeware dapat kita lihat dari perkembangan Linux sekarang, distro distro yang dulu kita kenal seperti RedHat, Mandrake, dan ratusan distro lainnya (terancam) gulung tikar, atau bahkan mengubah kebijakan menjadi layanan berbayar.

Contoh lain adalah di WordPress, yang telah melahirkan ribuan plugin, namun banyak pula plugin yang ditinggalkan oleh developernya. Karena jujur saja, developer pun butuh makan, atau setidaknya bisa membelikan secangkir kopi untuk menggantikan waktu-waktu yang ia gunakan untuk menulis kode-kode.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu program-program opens ource ini agar tetap hidup?

1. Donasi
Setiap program yang digratiskan / Open Source, biasanya ada tombol donasi agar Anda bisa menyumbang developer alih alih, bukan untuk membelikan rumah / mobil, tapi ya, setidaknya secangkir kopi untuk membuat dia tetap terjaga. Donasi, dari sisi seorang developer, bukan dilihat dari besarnya, tapi sekecil apapun donasi Anda, bisa memompa semangat dari Developer tersebut untuk terus mengembangkan dan memelihara program yang ia buat.

2. Aktif di Komunitas / Forum
Anda telah berpengalaman menggunakan sebuah software opensource, kini saatnya Anda membantu pengguna-pengguna lain untuk bisa seperti Anda. Aktiflah di forum atau komunitas open source itu. Bila Anda pemula, tanya lah sebanyak-banyak nya kepada para pengguna senior, namun ingat, perhatikan etika bertanya bila Anda tak ingin diabaikan.

3. Promosi / Review di blog Anda
Bila Anda mengalami kesuksesan menggunakan program tersebut, tulis dan review lah di blog Anda, ini akan sangat membantu pengguna lain dan developer agar program yang ia buat semakin populer.

4. Terus Berbagi
Teruslah berbagi, karena, ilmu itu akan mati bila tidak dibagi kepada orang lain.

Sebuah hasil karya Open Source tak akan dapat bertahan, bila tidak didukung oleh komunitas yang kuat. Anda sebagai pengguna, mulailah untuk berkontribusi. Jangan hanya ingin menikmati hasilnya saja. Apalagi bila program Open Source ini telah menjadi sebagai tulang punggung pekerjaan Anda dan sebagai alat Anda mencari nafkah. Malu donk…